~**L0v3 sT0rY mY LiF3**~
Just another WordPress.com weblog

~**H3@rT 3ffuSinG f0R S0M30N3**~

Kejujuran bukanlah untuk dunia, begitu juga dengan keadilan,,,Dimana hati bukan menjadi tempat untuk bertanya tapi menyatakan War itu sendiri adalah di dalam diri ,,,

Dan manusia adalah semesta, intisari dari segala cipta,,, terbentuk dalam satu namun berperang untuk menyatu,,, mata yang melihat adalah mata yang buta dan mata yang buta adalah mata yang melihat,,, dan kaki ini tak pernah berdiri tapi didirikan,,, jantung tak pernah berdetak namun di detakkan,,, dan hati hanya perantara, dan pemenang dari perang itu adalah penguasa, dan tidak pernah ada keselarasan kecuali di selaraskan ,,,

Amarah dan air mata hanya attribut dari kefana-an ,,, nafsu adalah binatang buas yang tak pernah puas, menaklukkannya adalah perjuangan seumur waktu hidup, dimana nafsu sendiri tidak pernah bisa untuk dibunuh, dan permakluman bukan untuk manusia namun mutlak untuk yang Maha Bijaksana.

Langit yang tertata rapi, bumi yang berputar tak pernah terlalu cepat dan terlalu lambat, semesta yang terus mengembang dengan perhitungan yang sangat cermat ,,, pelajaran itu tidak pernah berhenti, mengapa masih banyak yang mengacuhkan ?

Namun yang bertanya juga terkadang lupa ,,, bahwa tak pernah ada jawab, dan tak pernah ada yang terlalu pintar. Mata juga memiliki batas untuk jarak pandangnya, tangan memiliki batas untuk jarak gapainya, dan kaki memiliki batas untuk berhenti sejenak ,,, Mengapa harus ada tanya yang tanpa batas hingga mempertanyakan yang ada dari yang tak pernah dilahirkan, yang ada dan tidak dapat disamakan ,,, hingga banyak tanya sejenis yang menjadi pernyataan untuk tidak menyatakan ,,, namun ,,, manusia juga terlahir bukan untuk tetap menerima apa adanya … dan hanya dapat berharap waktu itu melahirkan ketundukkan ,,,

Tak pernah ada kata cukup kecuali dicukupkan ,,, dan takaran itu akan ada disaat siap untuk mendengar, menerima, dan menyatakan. Dan berlebih terkadang menjerumuskan dan menjadi keangkuhan dan menjadi lupa ,,, dan takaran itu akan ada disaat siap untuk mendengar, menerima, dan menyatakan ,,, dan selalu mengingat, bahwa waktu adalah cermin dari masa lalu, kini dan akan datang ,,, lembaran itu sebanyak detik waktu hidup, tulis apa yang ingin untuk tertulis dan baca kembali atau dibacakan untuk kita kembali.

 

One Response to “~**H3@rT 3ffuSinG f0R S0M30N3**~”

  1. PERTAMAXXX…Heuueeheeh
    helo gadis jujur … yg penting jujur pada diri sendiri n Alloh … orang mao percaya atow tidak gak penting …

    @ iya dweh, nuhun ya kang comment-nya :-) kamana atuh akang wakakakak


Leave a Reply